Bisnis Bus Pariwisata

Bisnis wisata dan traveling akan selalu berhubungan dengan transtportasi dan yang paling terkenal adalah keberadaan bus pariwisata. Banyaknya bus pariwisata dalam kondisi baru dan kinclong menjadi pertanyaan saya, apakah perusahaan bus itu mendapatkan keuntungan yang banyak dan dapat balik modal dengan cepat? mungkin bus yang baru dan eksekutif menjadi syarat memenangkan persaingan mendapat minat pengguna jasa pariwisata saat ini. membeli sebuah bus pariwisata sendiri merupakan suatu yang sulit kalau kita tidak mempunyai modal yang cukup besar, karena harga bus sekitar 500 juta hingga 1,5 Milyar rupiah. Berlatar belakang bisnis travel bahwa bus pariwisata pasti dibutuhkan kebanyakan orang karena sekarang ini banyak orang yang ingin melakukan perjalanan jauh secara rombongan, baik dari teman sekantor ,orang sekampung bahkan dari sekolah sekolah kalau ada acara wisata atau perpisahan yang menggunakan besar kemungkinan akan menyewa bus pariwisata. Saya saringkali bertanya kepada teman saya berapa harga satu bus, perkiraan bahwa sehari semalam seharaga 2000.0000 hingga 4.000.000 dan dipotong bensin 1.500.000 untuk perjalanan satu hari. Berarti paling tidak perusahaan bus pariwisata bisa meraup untung paling tidak 1 juta sehari untuk melayani tour. Katakanlah jika setiap bus minimal berjalan 20 hari setiap bulan maka pendapatannya bisa mencapai 20 juta , 220 juta pertahun dan balik modal selama kurang dari 5 tahun. Ini perhitungan minimal Saat ini, bisnis bus pariwisata dan jenis transportasi lainnya sedang “booming” atau ramai karena berbagai jenis wisatawan termasuk wisatawan mancanegara banyak melakukan berbagai perjalanan ke berbagai objek wisata di Indonesia. Apalagi pada waktu akhir minggu atau liburan panjang banyak sekali orang, khususnya dalam bentuk rombongan keluarga, instansi perusahaan , atau kumpulan organisasi yang ingin berwisata ke berbagai destinasi atau daerah tujuan wisata, dan mereka sangat membutuhkan fasilitas transportasi yang dapat mengangkut orang banyak yaitu bis pariwisata. Sekarang ini keberadaan bis pariwisata semakin berkembang dan ini dapat dibuktikan dengan banyaknya perusahaan otobus yang menyediakan layanan bus pariwisata dengan bentuk yang fasilitas yang berbeda-beda sehingga dapat menarik banyak pelanggan yang ingin berwisata. Keberadaan bus pariwisata di setiap perusahaan otobus, dapat menjalin kerjasama dengan berbagai biro perjalanan wisata untuk membuat tour package atau paket wisata yang akan ditawarkan kepada pelanggannya, sehingga pendapatan perusahaan menjadi bertambah, apalagi bila PO bekerjasama dengan biro perjalanan wisata yang cukup terkenal serta banyak pelanggannya dan memiliki hubungan partnership dalam jangka waktu yang cukup lama.

Advertisements

Mengulas tentang Wisata Outbound dan Training

Apa sebenarnya arti wisata outbound dan training yang kini marak dipromosikan. Entah mulai kapan kegiatan itu mulai menjamur. Jika saya tanya, Kapan kamu tahu tentang kegiatan outbound atau mungkin orang tua Bapak atau Ibu kamu mendengar istilah outbound dan training. Tahun 2000 atau sudah sejak 1990 an, yang jelas kalau saya pribadi mulai tahun 2006 saat saya mengenalnya saat masih SMA. Pertanyaannya spakah setelah outbound para peserta akan mendapatkan training khusus atau sekedar hiburan?

desa wisata

Seperti yang kita tahu kegiatan ini berkedok atau memang benar-benar berlandaskan kebersamaan, kepemimpinan dan leadersip yang dikemas dalam kegiatan yang asik dan menyenangkan, atau sekedar wisata penghilang jenuh? jadi desa wisata semakin marak di tahun 2010 hingga sekarang, hal berawal dari kejenuhan rutinitas orang di kota yang dipenuhi dengan suasana bising dan macet. Dulunya kegiatan outbound identik dengan kegiatan anak-anak TK atau SD, tapi sekarang orang-orang tua sudah banyak yang ikut-ikutan. Mengapa? hal inilah yang menarik untuk saya ulas di sini.

Kembali pada yang saya jelaskan tadi ‘Kesibukan kerja, suasana kota, bising, macet, polusi” yang hal itu membuat jenuh bahkan stress orang-orang kawasan industri dan perkotaan. Tapi di desa lihatlah para petani mereka hidup sangat sehat dan jauh dari tingkat stress meskipun hasilnya pas-pas an.

Hal itulah yang menjadikan orang kota mulai melakukan kegiatan refresing di Desa, lihatlah mereka mencoba ikut memandikan kerbau, menanam padi, jalan-jalan di sungai yang hal itu adalah kegiatan sehari-hari orang kota. Baiknya muncullah desa-desa wisata yang menawarkan indahnya kehidupan Desa, sehingga banyak warga yang tinggalnya di desa bisa mendapatkan penghasilan lebih dari para pengunjung tadi.

Apa itu Outbound?
Sekarang sangat trend dengan kata outbound dan training di desa-desa wisata, apa sih hakekat outbound itu sendiri?

Kata outbound berasal dari pandangan dua suku kata dalam bahasa inggris Out Dan Bounderes yang berarti keluar dan batas sehingga dalam pengertian yang sesungguhnya outbound itu ialah keluar dari semua rutinintas sehari-hari agar dapat melihat diri kita dan team dari prespektif yang berbeda sehingga diharapkan bernilai positif dalam meningkatkan kinerja dan efektifitas kerja perorangan maupun kelompok dan terjadi kolaburasi yang solid dalam kerja team building dalam suatu wadah organisasi.

Apa itu Training?
Kegiatan training dalam outbound bertujuan membentuk pola pikir yang kreatif serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Pengalaman ini akan terekam dan tinggal di pikiran peserta didik dalam rentang waktu yang cukup lama dan berdampak positif secara psikologis antara lain:

1. Menumbuhkan rasa percaya diri
2. Meningkatkan pemahaman tentang konsep diri
3. Meningkatkan harga diri
4. Meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru
5. meningkatkan keberanian untuk menguji kemampuan diri
6. memberikan sensasi positif saat mencoba hal baru
7. meningkatkan perasaan yang lebih sehat

Bisnis outbound yang menjamur
wisata sudah menjadi kebutuhan tersier yang wajib di kalangan masyarakat saat ini. Semakin tinggi tingkat kesibukan mereka maka semakin tinggi kemauan untuk berwisata. Lalu bermunculanlan lah agen, biro, pemandu wiasat yang memanfaatkan peluang ini. Bahkan sekarang banyak perusahaan yang bergerak di bidang Outbound dan training yang bisa meraup jutuan rupiah setiap kali penyelenggaraan. Tentu ini kabar baik semakin baik perekonomian dan penyebaran ekonomi hingga ke desa-desa.

Melihat model artikel di salah satu web ini menjadi contoh promosi melalui informasi beberapa tempat desa wisata di Jogja untuk outbound. Itulah publikasi kegiatan promosi dari jasa paket wisata outbound yang informatif dan profesional. Jika anda dalam posisi pekerja di perkotaan yang padat pada jam Senin – Sabtu, liburan adalah pilihan tepat. Bayangkan anda berlur bersama-sama rekan kerja atau keluarga berkeliling di keteduhan suasana desa. Para pelaku bisnis, pamong desa, dan masyarakat disitu terlihat bisa simbiosis mutualisme.

Bisnis Travel dan Wisata
Wisata Indonesia kini mulai terus meningkat popularitasnya yang mendorong mulai menjamur bisnis traveling yang hal ini terjadi di negara-negara maju sudah 30 tahun yang lalu. Indonesia bahkan kini menjadi negara dengan tujuan wisatawan yang besar dari pendatang mancanegara. Travel dan wisata sudah menjadi satu kesatuan layaknya tahu dan tempe. Para pegiat bisnis travel punya caranya sendiri-sendiri untuk meraup keuntungan dari para fakir wisata dan refresing. Nantinya juga merambah ke transportasi, penginapan, kuliner, handicraft, oleh-oleh.

Terakhir saya tidak membahas tentang wisata secara umum, kembali pada topik Outbound dan Training, Desa wisata, Suasana desa yang asri, hmmm sangat menarik yaaa?